Selasa Pahing, 20 Agustus 2019
18 Dzulhijjah 1440 Hijriyah


Arti Nama Kepiting Rejeki
 

Arti Nama Kepiting Rejeki

Berikut adalah Arti Nama Kepiting Rejeki berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

KEPITING REJEKI
arti namanya adalah :
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
(22) Hukuman/pembalasan Tuhan
(900) Pertempuran/peperangan
(49) Rakus dan pamer kekayaan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(200) Sifat ragu-ragu
(700) Kekuatan
POSITIF : 38%


KEPITING
Arti namanya adalah :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(200) Sifat ragu-ragu
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
POSITIF : 67%


REJEKI
Arti namanya adalah :
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
(16) Kecintaan dan kebahagiaan
(700) Kekuatan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
POSITIF : 75%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







SAMSARA

Samsara atau sangsara dalam agama Buddha adalah sebuah keadaan tumimbal lahir (kelahiran kembali) yang berulang-ulang tanpa henti. Selain agama Buddha, kata samsara juga ditemukan dalam agama Hindu, Jainisme, serta beberapa agama terkait lainnya, dan merujuk kepada konsep reinkarnasi.

MENDAK

adalah sebutan bagi cincin keris, yang berlaku di Pulau Jawa, Bali, dan Madura. Di daerah lain biasanya digunakan istilah cincin keris. Mendak hampir selalu dibuat dari bahan logam: emas, perak, kuningan, atau tembaga. Banyak di antaranya yang dipermewah dengan intan atau berlian. Pada zaman dulu ada juga mendak yang dibuat dari besi berpamor. Selain sebagai hiasan kemewahan, mendak juga berfungsi sebagai pembatas antara bagian hulu keris atau ukiran dengan bagian warangka.