Senin Pahing, 22 April 2019
16 Sya'ban 1440 Hijriyah


Arti Nama Pendik Krisdianto
 

Arti Nama Pendik Krisdianto

Berikut adalah Arti Nama Pendik Krisdianto berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

PENDIK KRISDIANTO
arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(500) Suci
(21) Kebijaksanaan, penciptaan dan kegaiban
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(100) Berkah Tuhan
(28) Sifat kecintaan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 80%


PENDIK
Arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(100) Berkah Tuhan
(28) Sifat kecintaan
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(8) Perasaan pada keadilan
POSITIF : 50%


KRISDIANTO
Arti namanya adalah :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(15) Beribadah, baik dan sopan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 80%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







GENTAYANGAN

Berkeliaran. Tidak menetap. Istilah ini sering ditujukan kepada arwah yang diyakini belum diterima di sisi Tuhan sehingga berkeliaran dan terkadang mengganggu manusia.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.


belajar metafisika

info dunia gaib