Kamis Wage, 15 November 2018
6 Rabiul Awwal 1440 Hijriyah


Firasat Awal Bulan Hijriyah


firasat hijriyah

Dalam kalender masehi, Tahun baru diawali pada bulan januari, sedangkan pata kalender islam/hijriyah, awal tahun baru diawali pada bulan muharram. Ada pertanda tertentu yang bisa kita perhatikan saat tahun baru islam tiba yakni dengan mengamati hari apakah tanggal 1 muharram itu. Dari hari tersebut ada pertanda-pertanda atau firasat yang perlu diwaspadai.


Menurut Syekh Muhammad Arl-Marzuqin dalam kitab “NATIIJATUL menjelaskan :

Minggu : apabila awal tahun hijriyah yaitu awal bulan Muharam jatuh pada hari Ahad maka menunjukkan bahwa para pembesar, para raja dan penguasa banyak yang zalim, kemarau panjang dan sedikif hujan.

Senin : apabila jatuhh padarhari Isnen, menunjukkan kebaikan para raja,  penguasa dan banyak turun hujan.

Selasa : apabila jatuh pada hari Selasa, maka pertanda banyak raja dan pembesar serta penguasa yang meninggal dunia, banyak terjadi keributan dan pertumpahan darah dan harga barang-barang kebutuhan sehari-hari naik terus di samping hujan yang hanya sedikit turun.

Rabu : apabila jatuh pada hari Rabu rnaka situasinya sedang-sedang saja, artinya tidak terlalu sulit tetapi juga tidak terlalu mudah.

Kamis : apabila jatuh pada hari kamis maka pertanda banyak raja yang adil dan para penguasa pun banyak yang jujur dan tidak ada yang melakukan korupsi atau penghianatan. Begitu pula para pejabat Departemen kehakiman hampir semuanya jujur-jujur semua. Di sampingitu banyak hujan dan banyak rezeki.

Jumat : apabila awal tahun muharram jatuh pada hari Jum’at, maka suatu pertanda bnyak raja-raja yang zalim, banyak pejabat tinggi dan penguasa yang korupsi, curang dan mereka itu lebih banyak berkata dari pada bekerja. Pada tahun itu sedikit seikali hujan turun.

Sabtu : apabila awal tahun Muharam jatuh pada hari Sabtu, maka itu berarti sebagian besar rakyat akan mengalami kesulitan dalam mencari lapangan pekerjaan sehingga dalam hidupnya selalu mengalami berbagai kesulitan. Rakyat kecil merasa was-was menghadapi kenyataan hidup yang tiadk menentu sebab banyak terjadi tindak kekerasan di mana-mana.









TENAGA DALAM

Tenaga dalam adalah suatu konsep yang populer di dalam masyarakat Melayu di Asia Tenggara terutamanya di Indonesia dan Malaysia. Tenaga dalam dianggap suatu tenaga manusia yang mempunyai kekuatan luarbiasa. Tenaga dalam dibedakan dari tenaga luar manusia (yang biasanya disebut secara ringkas sebagai "tenaga" saja) yang berbentuk tenaga fisik seperti kekuatan otot tangan mengangkat barang. Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaiman cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik, tidur berjalan, terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa. Contoh : Seseorang yang takut kepada anjing akan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam berlari menghindari kejaran anjing yang berlari cepat. Bila terdesak, orang tersebut dapat melompati tembok setinggi 2 m dengan sekali lompat. Rasa takut yang berlebihan tersebut dapat membangkitkan tenaga dalamnya yang sedang 'tidur'. Secara otomatis tenaga dalam tersebut bangkit dan tersalur pada kedua kakinya yang sedang dipergunakan untuk berlari, tetapi setelah berhasil menyelamatkan diri kekuatan itu reda dan energi itu 'tidur' kembali. Kemudian orang itu baru menyadari bahwa dirinya telah melakukan sesuatu yang luar biasa.

PUASA MUTIH

Dalam puasa mutih ini seseorang tdk boleh makan apa-apa kecuali hanya nasi putih dan air putih saja. Nasi putihnya pun tdk boleh ditambah apa-apa lagi (seperti gula, garam dll.) jadi betul-betul hanya nasi putih dan air puih saja. Sebelum melakukan puasa mutih ini, biasanya seorang pelaku puasa harus mandi keramas dulu sebelumnya dan membaca mantra ini : ?niat ingsun mutih, mutihaken awak kang reged, putih kaya bocah mentas lahirdipun ijabahi gusti allah.?