Rabu Pahing, 13 November 2019
15 Rabiul Awwal 1441 Hijriyah


nomor hp hoki

Chakra Swadhisthana dan Karakteristiknya


Chakra Swadhisthana

Sebagaimana chakra muladhara, Swasdhisthana juga berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti tempat tinggal tersendiri. Chakra ini terletak di sacral plexus, alat reproduksi, pinggul dan pinggang. Chakra ini mempunyai unsur air dan berwarna jingga. Simbol chakra ini adalah bunga teratai dengan enam helai kelopak.


  • Baca juga : Misteri Mimpi

  • Orientasi chakra ini adalah hasrat atau gairah. Chakra ini melingkupi kelenjar gonad. Chakra ini berperan dalam berbagai kejadian dan peristiwa yang terjadi pada tubuh manusia. Chakra ini secara langsung juga bertanggung jawab pada pencerahan manusia dan berbagai emosi dalam tubuh manusia, seperti inspirasi, kreativitas, pengetahuan, dan konsentrasi. Adapun tugas utama dari chakra ini adalah untuk menyerap atau mendistribusikan prana dan organ kemih.

    Swadhistana juga memengaruhi fisik dan mental manusia. Swadhistana yang lemah dapat mengakibatkan terganggunya sistem tertentu dalam tubuh manusia, juga akan berakibat pada menurunnya hasrat dan kandung kemih. Ketidakseimbangan dalam chakra ini membuat seseorang mudah merasa diabaikan atau ditolak. Kreativitasnya akan menghilang dan akan merasa terbebani secara emosional. Untuk orang-orang dengan kelemahan pada chakra ini, disarankan ketika mengaktifkan chakra ini, jangan gugup, harus tenang dan bersikap positif.

    Sebaliknya, swadhistana yang aktif akan menciptakan keharrmonisan dan kedamaian tubuh. Orang yang dapat berkonsentrasi pada chakra ini tidak akan mempunyai rasa takut terhadap apa pun. Ia akan mempunyai kontrol dan pengetahuan tentang kesadaran dan dapat mengembangkan kekuatan psikisnya. Orang dengan swadhistana aktif juga biasanya terbebas dari makanan yang mengandung daging dan keinginan materialistis sehingga dirinya menjadi murni.

    Adapun beberapa gerakan yoga yang dapat mengaktifkan chakra ini adalah semua postur yang melenturkan sendi pinggul, seperti baddhakonasana (postur kupu-kupu), omkarasana (postur kaki bertumpu pada kepala), kapothasana (postur raja merpati), upavishtakonasana (postur meregangkan kaki dan menekuk ke depan), dan hanumanasana (postur raja kera).









    MOLYBDOMANCY

    Metode ramalan yang mencari pertanda mistis dari bunyi desis tembaga yang tengah mencair. Ramalan ini termasuk menafsirkan bentuk dan pola yang dihasilkan dari tembaga cair yang dituangkan di atas air dingin atau di atas tanah.

    TAYUH

    Merupakan perkiraan tentang cocok atau tidaknya, angsar sebilah keris dengan (calon) pemiliknya. Sebelum memutuskan, apakah keris itu akan dibeli (dibayar mas kawinnya), si peminat biasanya terlebih dulu akan me- tayuh atas keris itu. Tujuannya untuk mengetahui, apakah keris itu cocok atau berjodoh dengan dirinya.


    belajar metafisika

    info dunia gaib