Jumat Pon, 18 Januari 2019
11 Jumadil Awwal 1440 Hijriyah


Apa Itu Intuisi?


apa itu intuisi

Apa itu intuisi? Intuisi adalah mengetahui sesuai tanpa menyadari bagaimana anda mengetahuinya. Suatu pengetahuan yang muncul entah dari mana asalnya, suatu kesadaran tiba-tiba tanpa didasari perasaan logis. Intuisi tidak dapat dianalisa secara terperinci karena merupakan hal yang bersifat samar, naluri, getaran, perasaan, sekelebatan pemahaman.

Setiap kita memiliki bagian kesadaran yang bertindak sebagai jembatan antara dimensi-dimensi fisik dan non-fisik. Beberapa orang menyebutnya : kebijaksanaan diri atau pikiran yang lebih tinggi. Singkatknya kita memiliki bagian di dalam diri kita yang memiliki kemampuan spiritual yang dapat menolong kita dalam kehidupan. Bukankah beberapa keputusan terbaik yang pernah kita buat berasal dari getaran hati atau ide-ide yang muncul tiba-tiba tetapi diyakini kebenarannya?


Tokoh-tokoh terkenal dunia seperti Albert Einstein, Bill Gates, Steve Jobs hingga George Soros dikenal sebagai tokoh yang memiliki intuisi yang hebat. Albert einstein misalnya, sering mendapatkan pengetahuan yang datang begitu saja saat bermain biola atau George Soros seorang pebisnis valas/saham yang menggunakan intuisinya untuk membantu mengambil keputusan. Bill gates dan Steve jobs bahkan mengingatkan kepada kita semua betapa pentingnya intuisi karena kita harus cepat dan tepat mengambil keputusan di tengah persaingan hidup yang makin kuat.

Sedikit orang terlahir dengan bakat intuisi yang baik dan ini merupakan pemberian dari Tuhan. Sedangkan mayoritas manusia harus melatih kemampuan intuisinya agar dapat digunakan untuk membantunya dalam kehidupan.

Bagaimana Menajamkan Intuisi ?

Makanan memberikan gizi pada tubuh fisik anda sedangkan PERASAAN memberikan gizi bagi tubuh batin anda. Kebiasaan mementingkan diri sendiri (egois), rasa frustasi/stres, rasa bosan, iri dengki dan sejenisnya tidak akan memberikan gizi yang baik pada kemampuan batin anda. Sedangkan rasa menghargai (manusia-alam), rasa kagum, niat baik adalah makanan bergizi bagi tubuh batin anda.

Dengan menumbuhkembangkan perasaan-perasaan positif tadi, tubuh batin anda akan berkembang pesat. Jika anda kesulitan menumbuhkan perasaan-perasaan positif, maka pikirkanlah hal-hal yang membuat anda kagum atau senang misalnya melihat air terjun, pelangi, matahari terbenam, bertemu dengan sosok yang anda kagumi, mengingat-ingat kembali prestasi yang anda capai, melihat anak anda yang sehat-ceria dan lain sebagainya. Dengan melatih ini tiap hari, maka anda akan lebih mudah untuk bersyukur yang dirasakan hingga ke perasaan anda sehingga ini akan memberikan vitamin/gizi pada tubuh batin anda.

Memberikan gizi pada tubuh batin merupakan salah satu tahap dalam menajamkan intuisi, sedangkan tahap lainnya anda dapat berlatih menggunakan berbagai metode seperti meditasi, yoga, pelatihan aktivasi otak tengah yang dapat dilakukan untuk anak maupun dewasa. Anak-anak yang mengikuti pelatihan dapat memelihara kemampuan intuitifnya hingga dewasa nanti karena jika tidak dilatih sejak dini kemampuan-kemampuan spiritual akan memudar kecuali untuk mereka yang mendapatkan bakat dari Tuhan.









MENDAK

adalah sebutan bagi cincin keris, yang berlaku di Pulau Jawa, Bali, dan Madura. Di daerah lain biasanya digunakan istilah cincin keris. Mendak hampir selalu dibuat dari bahan logam: emas, perak, kuningan, atau tembaga. Banyak di antaranya yang dipermewah dengan intan atau berlian. Pada zaman dulu ada juga mendak yang dibuat dari besi berpamor. Selain sebagai hiasan kemewahan, mendak juga berfungsi sebagai pembatas antara bagian hulu keris atau ukiran dengan bagian warangka.

DAPUR

Adalah istilah yang digunakan untuk menyebut nama bentuk atau type bilah keris. Dengan menyebut nama dapur keris, orang yang telah paham akan langsung tahu, bentuk keris yang seperti apa yang dimaksud. Misalnya, seseorang mengatakan: "Keris itu ber-dapur Tilam Upih", maka yang mendengar langsung tahu, bahwa keris yang dimaksud adalah keris lurus, bukan keris yang memakai luk. Lain lagi kalau disebut dapur-nya Sabuk Inten, maka itu pasti keris yang ber-luk sebelas. Dunia perkerisan di masyarakat suku bangsa Jawa mengenal lebih dari 145 macam dapur keris. Namun dari jumlah itu, yang dianggap sebagai dapur keris yang baku atau mengikuti pakem hanya sekitar 120 macam saja. Serat Centini, salah satu sumber tertulis, yang dapat dianggap sebagai pedoman dapur keris yang pakem memuat rincian jumlah dapur keris sbb: Keris lurus ada 40 macam dapur. Keris luk tiga ada 11 macam. Keris luk lima ada 12 macam. Keris luk tujuh ada 8 macam. Keris luk sembilan ada 13 macam. Keris luk sebelas ada 10 macam. Keris luk tigabelas ada 11 macam. Keris luk limabelas ada 3 macam. Keris luk tujuhbelas ada 2 macam. Keris luk sembilan belas, sampai luk duapuluh sembilan masing-masing ada semacam. Namun, menurut manuskrip Sejarah Empu, karya Pangeran Wijil, jumlah dapur yang dianggap pakem lebih banyak lagi. Catatan itu menunjukkan dapur keris lurus ada 44 macam, yang luk tiga ada 13 macam, luk sebelas ada 10 macam, luk tigabelas ada11 macam, luk limabelas ada 6 macam, luk tujuhbelas ada 2 macam, luk sembilanbelas sampai luk duapuluh sembilan ada dua macam, dan luk tigapuluh lima ada semacam. Jumlah dapur yang dikenal sampai dengan dekade tahun 1990-an, lebih banyak lagi.


belajar metafisika

info dunia gaib