Selasa Wage, 23 Juli 2019
20 DzulQa'dah 1440 Hijriyah


Arti Nama Shabil Rangga Alfathan
 

Arti Nama Shabil Rangga Alfathan

Berikut adalah Arti Nama Shabil Rangga Alfathan berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

SHABIL RANGGA ALFATHAN
arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(400) Perjalanan yang melelahkan
(43) keagamaan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(100) Berkah Tuhan
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(36) Jenius dan berpengetahuan luas
(6) Pekerjaan yang sempurna
(77) Pertobatan/penyesalan
(70) Bersemangat, berpengetahuan dan keindahan
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
POSITIF : 77%


SHABIL
Arti namanya adalah :
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
(100) Berkah Tuhan
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
POSITIF : 100%


RANGGA
Arti namanya adalah :
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(100) Berkah Tuhan
(36) Jenius dan berpengetahuan luas
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(6) Pekerjaan yang sempurna
POSITIF : 100%


ALFATHAN
Arti namanya adalah :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(15) Beribadah, baik dan sopan
(100) Berkah Tuhan
(77) Pertobatan/penyesalan
(70) Bersemangat, berpengetahuan dan keindahan
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
POSITIF : 100%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.


belajar metafisika

info dunia gaib