Senin Wage, 25 Maret 2019
18 Rajab 1440 Hijriyah


Arti Nama Runako Abrisam Amato
 

Arti Nama Runako Abrisam Amato

Berikut adalah Arti Nama Runako Abrisam Amato berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

RUNAKO ABRISAM AMATO
arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(700) Kekuatan
(70) Bersemangat, berpengetahuan dan keindahan
(6) Pekerjaan yang sempurna
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(81) Seniman
(80) Kesembuhan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(200) Sifat ragu-ragu
(13) Kurang beribadah
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(100) Berkah Tuhan
POSITIF : 72%


RUNAKO
Arti namanya adalah :
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(12) Alamat baik
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(81) Seniman
(80) Kesembuhan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
POSITIF : 100%


ABRISAM
Arti namanya adalah :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(200) Sifat ragu-ragu
(13) Kurang beribadah
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 60%


AMATO
Arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(100) Berkah Tuhan
(80) Kesembuhan
POSITIF : 50%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

FENOMENA

sesuatu yang keberadaannya dapat dirasakan oleh panca indera dan dapat dijelaskan secara ilmiah.


belajar metafisika

info dunia gaib