Senin Pahing, 27 Mei 2019
22 Ramadhan 1440 Hijriyah


Arti Nama Roni Ahmadi
 

Arti Nama Roni Ahmadi

Berikut adalah Arti Nama Roni Ahmadi berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

RONI AHMADI
arti namanya adalah :
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
(200) Sifat ragu-ragu
(32) Pernikahan
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(100) Berkah Tuhan
(70) Bersemangat, berpengetahuan dan keindahan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 70%


RONI
Arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(17) Kecelakaan dan tabiat pelupa
(100) Berkah Tuhan
(70) Bersemangat, berpengetahuan dan keindahan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
POSITIF : 60%


AHMADI
Arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 100%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







MUTIH

Mutih adalah salah satu jenis puasa dimana seseorang tdk boleh makan apa-apa kecuali hanya nasi putih dan air putih saja. Nasi putihnya pun tdk boleh ditambah apa-apa lagi (seperti gula, garam dll.) jadi betul-betul hanya nasi putih dan air puih saja. Sebelum melakukan puasa mutih ini, biasanya seorang pelaku puasa harus mandi keramas dulu sebelumnya dan membaca mantra ini : "niat ingsun mutih, mutihaken awak kang reged, putih kaya bocah mentas lahirdipun ijabahi gusti allah."

KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.


belajar metafisika

info dunia gaib