Sabtu Wage, 19 Januari 2019
12 Jumadil Awwal 1440 Hijriyah


Arti Nama Rengga Adi Sumarto
 

Arti Nama Rengga Adi Sumarto

Berikut adalah Arti Nama Rengga Adi Sumarto berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

RENGGA ADI SUMARTO
arti namanya adalah :
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(12) Alamat baik
(700) Kekuatan
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(100) Berkah Tuhan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
(14) Pengorbanan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
(500) Suci
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
POSITIF : 92%


RENGGA
Arti namanya adalah :
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(100) Berkah Tuhan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
POSITIF : 100%


ADI
Arti namanya adalah :
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(14) Pengorbanan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
POSITIF : 75%


SUMARTO
Arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(500) Suci
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
POSITIF : 60%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

TAPA NGALONG

Tapa ini juga begitu unik. Tapa ini dilakuakn dengan posisi tubuh kepala dibawah dan kaki diatas (sungsang). Pada tahap tertentu tapa ini dilakukan dengan kaki yang menggantung di dahan pohon dan posisi kepala di bawah (seperti kalong/kelelawar). Pada saat menggantung dilarang banyak bergerak. Secara fisik bagi yang melakoni tapa ini melatih keteraturan nafas. Biasanya puasa ini dibarengi dengan puasa Ngrowot.