Jumat Legi, 18 Oktober 2019
18 Safar 1441 Hijriyah


nomor plat kendaraan hoki
Arti Nama Buya Alkahfi Hisbullah
 

Arti Nama Buya Alkahfi Hisbullah

Berikut adalah Arti Nama Buya Alkahfi Hisbullah berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

BUYA ALKAHFI HISBULLAH
arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(16) Kecintaan dan kebahagiaan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(6) Pekerjaan yang sempurna
(1000) Sifat pengasih dan penyayang
(600) Kesempurnaan dan kebaikan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
POSITIF : 100%


BUYA
Arti namanya adalah :
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(600) Kesempurnaan dan kebaikan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 67%


ALKAHFI
Arti namanya adalah :
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
POSITIF : 100%


HISBULLAH
Arti namanya adalah :
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
(16) Kecintaan dan kebahagiaan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(8) Perasaan pada keadilan
POSITIF : 100%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

LAMPADOMANCY

Metode ramalan yang menggunakan lampu atau obor sebagai mediumnya.




belajar metafisika